Bogor – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan dan penguatan Ketahanan Pangan Nasional, Polres Bogor Polda Jabar melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida di dua pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bogor, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan implementasi komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pertanian melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif. Penanaman jagung hibrida dilaksanakan di Pondok Pesantren Ummul Quro Al Islami, Kecamatan Leuwiliang, dan Pondok Pesantren Zaid Bin Tsabit, Kecamatan Dramaga.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Bogor Kompol Yudi Kusyadi, S.H., bersama jajaran Polsek Leuwiliang dan Polsek Dramaga. Turut hadir unsur Forkopimcam, perangkat desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, pengurus pondok pesantren, serta masyarakat yang bersama-sama mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan.
Di Pondok Pesantren Ummul Quro Al Islami, Polres Bogor menyerahkan bibit jagung hibrida varietas NK 212 sebanyak 20 kilogram untuk ditanam pada lahan seluas kurang lebih dua hektare. Sementara itu, di Pondok Pesantren Zaid Bin Tsabit dilakukan penanaman jagung hibrida varietas NK 7328 Sumo pada lahan seluas sekitar satu hektare yang dikelola melalui sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat.
Program penanaman jagung hibrida ini menjadi langkah nyata Polres Bogor Polda Jabar dalam mendukung target swasembada pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Melalui pemanfaatan lahan yang dimiliki pondok pesantren dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekaligus menjaga ketersediaan pangan.
Selain berorientasi pada peningkatan hasil produksi pertanian, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif. Para santri dikenalkan pada pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan nasional, sehingga diharapkan tumbuh kesadaran dan minat generasi muda terhadap dunia pertanian serta pemanfaatan lahan secara produktif.
Kabag SDM Polres Bogor Kompol Yudi Kusyadi, S.H., mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan penanaman jagung hibrida ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Nasional. Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pondok pesantren, kelompok tani, dan masyarakat terus terjalin sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta tokoh agama menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengoptimalkan potensi pertanian di Kabupaten Bogor.
Melalui program ini, Polres Bogor Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Diharapkan program serupa dapat terus dikembangkan di berbagai wilayah sehingga mampu meningkatkan kemandirian pangan, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mewujudkan sektor pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Bogor.


