Polres Bogor Ikuti Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bogor – Polres Bogor Polda Jabar mengikuti kegiatan Penanaman Jagung Serentak seluas 750 hektare yang digelar Polda Jawa Barat sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah jajaran Polda Jabar melalui Zoom Meeting sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Barat Nomor ST/141/I/KEP/2026 tanggal 27 Januari 2026 tentang pelaksanaan penanaman jagung serentak.

Di wilayah Kabupaten Bogor, kegiatan dipusatkan di Kampung Pasir Kaliki RT 04 RW 06, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung. Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., serta dihadiri unsur Forkopimcam, pejabat utama Polres Bogor, perwakilan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Perhutani, personel Polres Bogor, kelompok tani, dan masyarakat setempat.

Seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolda Jawa Barat beserta jajaran yang secara serentak melaksanakan penanaman jagung di berbagai wilayah. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.

Usai mengikuti Zoom Meeting, Kapolres Bogor bersama para tamu undangan melaksanakan penanaman jagung secara simbolis di lahan yang telah disiapkan di Kecamatan Megamendung. Penanaman simbolis tersebut menjadi tanda dimulainya kegiatan penanaman jagung serentak di seluruh wilayah hukum Polres Bogor.

Secara bersamaan, jajaran Polsek Polres Bogor turut melaksanakan penanaman jagung di wilayah masing-masing, di antaranya Polsek Tanjungsari, Parung, Rancabungur, Klapanunggal, Parung Panjang, Ciampea, Ciomas, Cariu, Rumpin, Cijeruk, Nanggung, Citeureup, Tamansari, Tenjo, Megamendung, Jasinga, Cibinong, Babakan Madang, Leuwiliang, Kemang, Cigudeg, Dramaga, Gunung Sindur, Cibungbulang, Caringin, Jonggol, Cileungsi, Ciawi, Cisarua, Gunung Putri, dan Sukaraja.

Selain jajaran Polsek, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor juga berpartisipasi dalam kegiatan penanaman jagung di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup. Keterlibatan seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran mencerminkan komitmen Polres Bogor dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Secara keseluruhan, luas lahan yang dimanfaatkan untuk penanaman jagung serentak di wilayah hukum Polres Bogor mencapai sekitar 34 hektare. Lahan-lahan tersebut tersebar di sejumlah desa dan kecamatan yang memiliki potensi pertanian, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produksi jagung sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres Bogor dalam program Penanaman Jagung Serentak merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui pemanfaatan lahan produktif dan sinergi bersama pemerintah daerah, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan, kami berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Kapolres.

Kegiatan Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar di wilayah hukum Polres Bogor berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Melalui kolaborasi yang solid antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat, Polres Bogor Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *