Majalengka – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pada Kamis, 5 November 2026, sekitar pukul 18.30 WIB, api melalap kawasan Perum Perhutani Blok Cinde dan Ciledug, Desa Parungjaya, Kecamatan Leuwimunding.
Diperkirakan sekitar 10 hektar lahan perhutani terbakar dalam insiden ini. Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB atau sekitar tiga jam setelah kejadian.
Danramil 1710/Leuwimunding, Lettu Cku Munzir, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, api pertama kali terlihat oleh aparatur Desa Parungjaya yang kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke pihak terkait.
“Benar, telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Perum Perhutani Blok Cinde dan Ciledug. Api pertama kali dilihat sekitar pukul 18.30 WIB,” ujar Munzir saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api semakin membesar dengan cepat karena kondisi lahan yang dipenuhi daun kering serta tiupan angin kencang. Hal ini membuat api dengan mudah merambat ke area lainnya.
Muspika Leuwimunding, pihak Perhutani, dan warga Desa Parungjaya pun bahu-membahu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Proses pemadaman berlangsung cukup alot hingga akhirnya api bisa dijinakkan pada pukul 21.30 WIB.
Turut hadir di lokasi kejadian, Camat Leuwimunding yang diwakili Kasi Trantib, Danramil 1710/Leuwimunding yang diwakili Babinsa, Kapolsek Leuwimunding beserta anggota, Praja Binmas Leuwimunding, pihak Perhutani, perangkat Desa Parungjaya, serta masyarakat sekitar.
Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah akibat terbakarnya lahan perhutani seluas ± 10 hektar.
Pihak berwenang menduga kebakaran ini dipicu oleh ulah oknum warga yang tidak bertanggung jawab dengan membakar lahan. Saat ini, aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.
Upaya yang dilakukan di lokasi meliputi mendatangi TKP, melaporkan kejadian ke Kotas, serta membantu proses pemadaman api bersama warga dan tim gabungan. (Pendim_0617)






