Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto : Memimpin Polri Adalah Amanah, Mengabdi Bersama Masyarakat adalah Tujuan

Komitmen untuk membangun institusi Polri yang kuat, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat menjadi salah satu pesan yang disampaikan Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. dalam uji kelayakan calon Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto menekankan bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya diukur dari kewenangan maupun kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga dari kesediaan untuk mendengar, mengakui kekurangan, melakukan evaluasi, serta terus memperbaiki diri.
“Institusi yang kuat adalah institusi yang mampu mendengar, mengakui kekurangan, memperbaiki diri, dan memastikan kesalahan yang sama tidak berulang.”

Pernyataan tersebut mencerminkan pentingnya sikap terbuka dan evaluatif dalam menjalankan organisasi, khususnya Polri sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Jenderal Suyudi juga menyampaikan semangat yang ingin dihidupkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, yakni menjalankan tugas secara sederhana dengan tetap menjunjung tinggi integritas. Prinsip tersebut diwujudkan melalui komitmen untuk tidak arogan, tidak berbohong, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta tidak menyakiti masyarakat secara sewenang-wenang.

Menurutnya, menjadi anggota Polri merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Karena itu, setiap kewenangan yang diberikan negara harus digunakan secara bertanggung jawab dan senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Karena bagi saya, menjadi polisi adalah kehormatan. Memimpin Polri adalah amanah. Dan mengabdi bersama masyarakat adalah tujuan.” ungkapnya, Kamis (8/10/2026)

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa pembenahan institusi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Polri dituntut untuk terus mendengar suara masyarakat, berani mengakui kekurangan, melakukan perbaikan secara berkelanjutan, serta memastikan setiap kesalahan menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang.

Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mampu menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *