Polsek Taman Bekali 380 Mahasiswa Baru tentang Korupsi dan Bahaya Narkoba

KOTA MADIUN – Polsek Taman Polres Madiun Kota memberikan pembekalan kepada ratusan mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di gedung pertemuan kampus tersebut diikuti sekitar 380 mahasiswa dan mahasiswi baru. Materi disampaikan langsung oleh Kapolsek Taman AKP Yulis Hary Rahmanto Maliki, S.H., M.H.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, mahasiswa mendapatkan edukasi mengenai tindak pidana korupsi serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Penyampaian materi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran hukum dan membangun generasi muda yang berintegritas.

Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama melalui Kapolsek Taman AKP Yulis Hary Rahmanto Maliki mengatakan, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai dampak buruk korupsi maupun penyalahgunaan narkotika.

“Mahasiswa memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, sejak berada di lingkungan kampus perlu dibangun kesadaran hukum, integritas, serta keberanian untuk menjauhi dan melawan segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi dan penyalahgunaan narkoba,” ujar AKP Yulis.

Menurutnya, narkoba menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak masa depan, kesehatan, hingga kehidupan sosial seseorang. Sementara pemahaman mengenai tindak pidana korupsi diperlukan untuk menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab sejak dini.

AKP Yulis menambahkan, kegiatan edukasi seperti ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam mendekatkan diri kepada kalangan akademisi dan mahasiswa.
“Kami berharap para mahasiswa tidak hanya fokus mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” tambahnya.

Melalui sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan terbentuk generasi muda yang sadar hukum, memiliki integritas serta mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.(hms).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *