JAKARTA — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menghadirkan babak baru dalam perjalanan karier politik H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T. Politisi muda Partai Golkar asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VIII ini resmi mengemban amanah baru sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Penunjukan tersebut sekaligus mengantikan posisi Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Sari Yulianti, yang kini menduduki jabatan baru sebagai Wakil Ketua DPR RI. Keputusan strategis ini disahkan usai Sidang Paripurna DPR RI yang mengagendakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Bagi Daniel Mutaqien yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat promosi ini menandai transisi penugasan yang cukup signifikan. Setelah dua periode berpengalaman dan fokus berkiprah di Komisi V DPR RI, politisi asal Kabupaten Indramayu ini kini mendapat kepercayaan penuh dari DPP Partai Golkar untuk mengawal bidang hukum dan keamanan.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Daniel mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas amanah baru yang surat penugasannya ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Baginya, penugasan di Komisi III merupakan sebuah tantangan sekaligus lembaran baru dalam pengabdiannya kepada masyarakat dan negara.
“Amanah ini tantangan baru bagi saya, dan tentu akan saya jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Daniel.
Menghadapi lingkup kerja yang baru, Daniel menyatakan komitmennya untuk beradaptasi dengan cepat. Guna menunjang efektivitas kinerjanya ke depan, ia mengaku akan banyak berdiskusi dan menimba ilmu dari para senior di parlemen.
Langkah ini dinilai krusial agar setiap kebijakan dan keputusan yang diambil tetap berpijak pada ketentuan undang-undang, mematuhi hukum yang berlaku, serta memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Sebagaimana diketahui, Komisi III DPR RI memiliki cakupan mitra strategis yang sangat krusial di bidang penegakan hukum dan keadilan. Beberapa mitra utama Komisi III meliputi Kejaksaan Agung (Kejagung), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Dengan mengemban posisi pimpinan di komisi strategis tersebut, kiprah Daniel Mutaqien sebagai representasi politisi muda Partai Golkar dari dapil Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu tentu akan menjadi sorotan publik dalam mengawal penegakan hukum di Tanah Air.





