AWASJATIM-Ngawi – Pemerintah Desa Ngawi, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) berupa pengurukan dan pemerataan jalan di Dusun Jetis pada akhir Juni 2026. Pekerjaan difokuskan pada akses jalan yang berada di perbatasan RT 1 RW 2, RT 2 RW 2, dan RT 3 RW 1.
Program tersebut didanai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp2,5 juta. Selain bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat setempat sehingga memberikan manfaat ekonomi melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Pengurukan dilakukan untuk memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya bergelombang dan kurang nyaman dilalui. Dengan adanya perataan dan pemadatan, jalan diharapkan menjadi lebih kuat, rapi, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Eko Buntoro, mengatakan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan. Ia berharap hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bentuk pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Desa Ngawi, Eko Budi Sudarmanto, mengapresiasi semangat gotong royong warga yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga pada kepedulian masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan.
Kepala Dusun Jetis, Supriyanto, menyampaikan bahwa jalan tersebut selama ini menjadi salah satu titik yang sulit dilalui ketika hujan karena kondisi permukaannya yang kurang baik. Dengan adanya pengurukan, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih mudah, aman, dan lancar.
Warga Dusun Jetis menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Ngawi atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur desa serta berharap pada tahun mendatang dapat dilakukan peningkatan lanjutan agar kondisi jalan semakin baik.
Pelaksanaan Padat Karya Tunai ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.





