Ketahanan Pangan Polres Bogor, Kapolsek Citeureup dan Forkopimcam Panen Jagung Hibrida di Empat Desa

BOGOR – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, Polres Bogor Polda Jabar melalui Polsek Citeureup bersama unsur Forkopimcam melaksanakan kegiatan panen jagung hibrida serentak di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Panen jagung hibrida dilaksanakan di empat desa, yakni Desa Tajur, Desa Hambalang, Desa Gunung Sari, dan Desa Tarikolot. Keempat wilayah tersebut masih memiliki lahan pertanian yang produktif dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa maupun para petani setempat untuk pengembangan komoditas jagung hibrida.

Kapolsek Citeureup AKP Budi Santoso, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan produktivitas lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bogor. Menurutnya, keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Panen jagung hibrida ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara petani, pemerintah desa, Forkopimcam, serta jajaran Polri dan TNI. Kami berharap hasil panen yang diperoleh dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Budi Santoso.
Kegiatan panen yang berlangsung di lahan seluas sekitar tujuh hektare tersebut ditargetkan mampu menghasilkan produksi yang optimal. Selain meningkatkan hasil pertanian, program ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga sekitar.

Bhabinkamtibmas Desa Tajur, AIPTU Gatot, menyampaikan bahwa keberadaan program penanaman hingga panen jagung hibrida memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain membuka peluang usaha bagi para petani, hasil panen juga menjadi sumber pendapatan yang mampu meningkatkan taraf hidup warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Sementara itu, Bripka Guntur Pramono menegaskan bahwa kegiatan panen jagung hibrida tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sederhana namun penuh semangat kebersamaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program ketahanan pangan yang dijalankan Polres Bogor Polda Jabar melalui jajaran Polsek menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Melalui pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia, masyarakat didorong untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian guna menjaga ketersediaan pangan di daerah.

Setelah pelaksanaan panen, Kapolsek Citeureup bersama Forkopimcam dan personel yang terlibat kembali melaksanakan tugas rutin pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polres Bogor Polda Jabar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat, termasuk mendukung ketahanan pangan nasional demi terciptanya masyarakat yang sejahtera, aman, dan produktif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *