Di Tengah Khidmat Maulid Nabi, Babinsa Karyamukti Tunjukkan Kedekatan TNI dengan Warga Desa

Majalengka – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, berlangsung khidmat pada Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Karyamukti tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.

Salah satu sosok yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Babinsa Desa Karyamukti bersama Sertu Elpis Tambunan yang mewakili Danramil 1717/Kadipaten.

Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaannya. Babinsa juga turut menjaga terciptanya suasana kegiatan yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pemantauan wilayah, tetapi juga membangun komunikasi sosial dengan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran tersebut menjadi sarana untuk mendengar aspirasi sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dengan warga.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Karyamukti dihadiri Camat Panyingkiran Nita Dwi Wahyuni, Kepala Desa Karyamukti Moh. Bunyamin Khan, Babinkamtibmas Desa Karyamukti Brigpol Deni, serta perangkat desa.

Turut hadir BPD, TP PKK, LPM, BUMDes, Pendamping Desa/PLD, para ketua RW dan RT, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda Desa Karyamukti.

Kebersamaan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang mempererat persatuan dan membangun kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Bagi Babinsa, keterlibatan dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Babinsa dapat terus membangun kedekatan, menjaga komunikasi, serta ikut mendorong terciptanya lingkungan desa yang aman, harmonis, dan kondusif.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong di tengah masyarakat.

Editor: Pendim_0617

Pos terkait