Majalengka – Festival Pecunan Tahun 2026 kembali digelar di Dermaga Jatitujuh Kanal Trip Irigasi Induk Cipelang, Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Minggu (30/8/2026).
Mengusung tema “Ruwat Rawat Aliran Air”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan kreativitas masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan, khususnya kawasan aliran air.
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0617/Majalengka diwakili Pasi Teritorial Kapten Inf Mulyana. Turut hadir Bupati Majalengka Eman Suherman, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Nazib Faizal, Anggota DPR RI dari PKS Ateng Sutisna, Danramil 1714/Jatitujuh Kapten Inf Darmaji Wibowo, serta sejumlah pejabat dan unsur Forkopimcam Jatitujuh.
Hadir pula Anggota DPRD Majalengka Iin M, Kepala BKPSDM Ikin Asikin, Kepala DKP3 Gatot Sulaeman, Kepala Disparbud Rachmat Kartono, Kalak BPBD Majalengka Agus Tamim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Iman Firmansyah, perwakilan BBWS Cimancis, para kepala UPTD dan kuwu se-Kecamatan Jatitujuh, Komunitas Hujan Keruh, peserta lomba Pecunan serta masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Eman Suherman, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan tempat berlangsungnya Festival Pecunan.
“Kepada seluruh masyarakat yang hadir, peliharalah tempat ini agar terus terawat dan terjaga, terutama kebersihannya karena ini adalah modal bagi kita,” ujar Bupati.
Menurutnya, Festival Pecunan bukan sekadar festival budaya biasa. Kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap alam dan lingkungan.
“Festival yang sekarang berlangsung bukan hanya festival budaya biasa, tetapi penuh makna bagaimana kita merawat alam agar alam terus bersatu dengan kita, yang akhirnya kita mendapatkan keberkahan dari alam itu sendiri,” katanya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Nazib Faizal menyampaikan sejumlah dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kabupaten Majalengka.
Ia menyebutkan beberapa program usulan Bupati Majalengka telah diterima pemerintah pusat, di antaranya terkait perbaikan ruas jalan Gandu-Pandongan serta Talaga-Sukamantri.
Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kondisi jaringan irigasi di daerah. Ia meminta agar daftar irigasi yang akan ditutup pada September segera disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mendorong gerakan konkret bersama masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya melalui rencana penanaman pohon di sepanjang saluran Cipelang.
“Kita ingin gerakan pemerintah ini konkret bersama masyarakat. Pemerintah akan menanam pohon sepanjang saluran Cipelang ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Festival Pecunan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan dengan cakupan yang lebih luas. Koordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif juga akan dilakukan agar kegiatan tersebut ke depan dapat berkembang dan berpotensi menjadi festival berskala nasional.
“Diharapkan kegiatan ini bisa dinaikkan menjadi skala nasional, sehingga nantinya dapat mengundang peserta dari luar provinsi dalam acara Festival Pecunan,” ujarnya.
Kehadiran jajaran Kodim 0617/Majalengka dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap berbagai kegiatan masyarakat, khususnya upaya menjaga kelestarian lingkungan, mempererat kebersamaan serta mendorong kepedulian masyarakat terhadap sumber daya air.
Festival Pecunan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga sungai dan saluran irigasi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Pendim_0617)





