Majalengka — Kebakaran hebat melanda area kebun bambu milik warga di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (17/10/2026) sore.
Lautan api dengan cepat melahap lahan bambu seluas kurang lebih 5 hektar dan sempat memicu kepanikan warga sekitar.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Sule sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, ia melihat gumpalan asap tebal beserta titik api yang mulai membesar di area perkebunan bambu.
Melihat ancaman si jago merah, Sule segera melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Koramil 1703/Argapura, Bhabinkamtibmas, serta aparat desa setempat.
Menerima laporan warga, personel Babinsa Koramil 1703/Argapura bersama Bhabinkamtibmas dan warga sekitar langsung bergerak cepat menuju lokasi. Dengan peralatan seadanya, tim gabungan berupaya menahan laju kobaran api agar tidak semakin meluas ke pemukiman atau area perkebunan lainnya.
“Begitu menerima informasi, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat langsung melakukan penanganan awal menggunakan alat seadanya,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Upaya pemadaman semakin maksimal setelah satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Majalengka tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.00 WIB. Petugas Damkar bersama tim relawan dan aparat gabungan langsung melakukan pendinginan serta penyisiran titik api.
Berkat kerja keras dan sinergi cepat antara TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta akibat hangusnya lahan bambu seluas 5 hektar tersebut.
Hingga saat ini, penyebab pasti memicu timbulnya api di lahan bambu tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (Pendim_0617)





