Sinergi Lintas Sektoral Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 1717/Kadipaten Hadiri Apel Siaga di Majalengka

Majalengka – Sebanyak 400 peserta mengikuti Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 tingkat Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat yang digelar di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah IV (BPPSDM) Kementerian Kehutanan, Jalan Raya Timur, Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan mengusung tema “Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral dalam Mewujudkan Hutan dan Lahan Bebas Asap Menuju Jawa Barat Lestari.” Danramil 1717/Kadipaten Kodim 0617/Majalengka Kapten Arm Dedem Suparman diwakili Babinsa Desa Kadipaten, Serka Tobing, sebagai bentuk dukungan TNI dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Apel dipimpin Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana, serta dihadiri perwakilan Kementerian Kehutanan, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, BPBD Kabupaten Majalengka, Polres Majalengka, unsur TNI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, BPPSDM Kementerian Kehutanan Wilayah IV, relawan, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dalam amanatnya, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut harus diwujudkan melalui penguatan koordinasi lintas sektoral, peningkatan patroli terpadu, deteksi dini terhadap titik api (hotspot), kesiapan personel dan peralatan, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Melalui apel siaga ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin siap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Jawa Barat.

Kehadiran Babinsa Koramil 1717/Kadipaten mencerminkan komitmen Kodim 0617/Majalengka dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kawasan hutan yang aman dari kebakaran serta mewujudkan Jawa Barat yang hijau, lestari, dan bebas asap. (Pendim_0617)

Pos terkait