Majalengka – Musibah kebakaran rumah sederhana milik Nenek Daslem (78), warga Desa Baturuyuk, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, menyisakan duka mendalam. Namun di balik cobaan itu, secercah harapan kembali hadir ketika Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka datang membawa bantuan dan semangat untuk bangkit.
Nenek Daslem yang hidup seorang diri harus menyaksikan rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat berteduh hangus dilalap api. Atap rumah ludes terbakar, sementara dinding bangunan masih berdiri menjadi saksi bisu musibah yang menimpanya.
Meski kehilangan tempat tinggal, Nenek Daslem patut bersyukur karena berhasil diselamatkan berkat kesigapan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana, Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka yang dipimpin Eman Suherman didampingi Imam Mulyana mendatangi Desa Baturuyuk untuk menyerahkan bantuan secara langsung.
Sebelum menuju lokasi rumah korban yang berjarak sekitar 800 meter dari Kantor Desa Baturuyuk, rombongan terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa.
Sesampainya di lokasi, suasana haru begitu terasa. Di depan rumah yang masih menyisakan bekas kebakaran, Nenek Daslem menyambut kedatangan rombongan dengan senyum hangat. Warga sekitar pun turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan sebagai wujud solidaritas terhadap sesama.
Bantuan berupa uang tunai diserahkan untuk membantu proses pemulihan serta meringankan beban biaya pembangunan kembali rumah yang rusak akibat kebakaran.
Eman Suherman menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan yang kami serahkan hari ini jangan dilihat dari besar atau kecil nominalnya. Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Bapak Bupati bersama BAZNAS Majalengka kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Nenek Daslem dan menjadi penyemangat untuk kembali bangkit,” ujarnya.
Mendengar kata-kata tersebut, mata Nenek Daslem tampak berkaca-kaca. Di usianya yang telah menginjak 78 tahun, perhatian dari pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi penguat bahwa dirinya tidak sendiri menghadapi cobaan hidup.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, kepedulian dan gotong royong masih tumbuh kuat di Kabupaten Majalengka. Bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol hadirnya harapan bagi warga yang sedang berjuang memulai kehidupan kembali setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.





