AWASJATIM.COM, KEDIRI – Hari ini Selasa 28/4/2026, ( Hardiknas) Hari Pendidikan Nasional 2026 kali ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menyelenggarakan kegiatan olah raga dan edukasi guna mempererat hubungan sosial.
Dengan menggelar pertandingan Bola Voli Mini Putri dalam ( Program Cegah Putus Sekolah ) yang dilaksanakan di lapangan desa Paron, Sumber Kembangan Kabupaten kediri dan kegiatan ini dimulai pagi pukul 08.00 Wib hingga selesai.
Kegiatan ini dilaksanakan dan di gagas oleh Dharma wanita persatuan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri tidak hanya menjadi ajang olahraga tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat sosialisasi program prioritas di bidang pendidikan.
Dalam kesempatan kali ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri ” Dr. Mokhamat Muhsin, M. pd, menerangkan” bahwa terdapat dua program utama yang harus didorong untuk menekan angka bagi anak yang tidak sekolah. Program pertama adalah satu ” GPK ” Guru Penanganan Khusus dan yang satu ” ATPS ” Anak Tidak atau Putus Sekolah, yang mana hal tersebut melibatkan guru dan tenaga kependidikan guna mencari serta mengajak anak-anak yang tidak bersekolah agar kembali melanjutkan sekolah.
Home Visit Cegah ” ATS ” Anak Tidak Sekolah.Program ke dua ini berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang.
Program ini melibatkan para guru dan akan melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah siswa lulusan khususnya dari jenjang kelas 6 dan kelas 9 guna memastikan mereka tetap melanjutkan pendidikan, jika ditemukan kendala pihak Dinas Pendidikan akan memberikan pendampingan serta bantuan kepada siswa tersebut.
Kedua program tersebut menjadi langkah konkrit memastikan bahwa seluruh anak yang ada di Kabupaten Kediri tetap mendapatkan akses pendidikan serta guna menekan Angka Anak Putus Sekolah “pungkasnya”
Dalam pertandingan bola voli ini diikuti perwakilan Dharma Wanita dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri, setiap Kecamatan mengirimkan satu tim yang terdiri dari 7 orang yakni 5 pemain inti dan 2 cadangan.
Selain Voli Mini juga ada pertandingan Tenis Meja yang di ikuti oleh para kepala sekolah se Kabupaten Kediri
” Wahyu Murjianto S.Sos, ” ketua panitia acara tersebut menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antar anggota Dharma Wanita”, guru dan tenaga pendidik.
Ia menilai bahwa olahraga voli dipilih karena sudah terbiasa dimainkan serta memiliki tingkat partisipasi yang tinggi di masyarakat.
Salah satu peserta mengaku Antusias mengikuti perlombaan tersebut saat di wawancara oleh Media.
Ia menyampaikan bahwa selain berharap meraih prestasi dan dapat hadiah, kegiatan ini menjadi ajang dan sarana menjaga kesehatan serta Mempererat hubungan antar peserta pada lomba voli kali ini.
“Saya senang bisa ikut lomba hari ini, selain bisa berolah raga juga menambah kebersamaan dan semangat semoga menang ” katanya “
Dan dalam pertandingan tersebut dilaksanakan dengan sistem rally point hingga 15 poin dengan format dua kali kemenangan…
Panitia dalam hal ini menyediakan hadiah berupa uang pembinaan. Untuk juara pertama sebesar 1,500,000, Juara kedua memperoleh Rp1.250.000 dan Juara ketiga mendapatkan 1.000.000 rupiah
Kegiatan ini hanya berlangsung selama satu hari dengan pertimbangan efisiensi waktu dan diharapkan dapat terus berlanjut di tahun selanjutnya sebagai upaya membangun kebersamaan
dalam mendukung program pendidikan di Kabupaten Kediri.
Melalui momentum Hardiknas 2026 Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri berharap dapat berjalan, bersinergi kuat antara pemerintah,tenaga pendidik dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pendidikan, khususnya dalam menekan angka anak putus sekolah di kabupaten Kediri.





